Tradisi Unik Romadhon di Berbagai belahan dunia

Agenda Seni | 18 Maret 2024

© freepict

Ada tradisi unik Ramadhan di berbagai negara saat muslim di seluruh dunia sedang menjalankan Ibadah puasa. masing-masing negara punya tradisi yang berbeda dengan negara lain dan sudah menjadi ciri khas bagi negara itu. Dari tradisi-tradisi ini bisa menggambarkan keberagaman budaya dan nilai-nilai yang dimiliki oleh masyarakat di seluruh dunia.


meriam di Arab Saudi
Arab Saudi punya cara unik saat berbuka puasa yakni dengan membunyikan meriam sebagai tanda untuk buka puasa. Suara meriam itu juga bisa kita dapati di negara-negara tetangganya. Seperti Qatar, Lebanon, Oman, Kuwait, Tunisia, Suriah, Bahrain dll.

Mungkin adat itu sudah menjadi warisan turun temurun di daerah timur tengah, mengingat pernah terjadi perang panjang untuk memperebutkan kemerdekaan negara-negara disana.

Genderang di Turki

Turki mempunyai cara tersendiri untuk membangunkan warga muslim ketika sahur, yakni dengan menabuh drum atau genderang. Genderang di Turki ini bukan genderang biasa, melainkan genderang ini berasal dari budaya Kekaisaran Ottoman. para penabuh genderang biasanya akan mengitari kota membawa genderang dengan mengenakan pakaian adat.

Megengan atau Lebaran ketupat di Indonesia

Meski bukan terletak di daerah timur tengah, namun Indonesia juga termasuk negara yang mempunyai populasi muslim sangat besar. Dan ketika menyambut datangnya bulan puasa, muslim Indonesia punya tradisi selamatan atau sedekahan ( makan bersama ) yang di adakan di depan tempat ibadah mereka ( masjid/musholla ). Tapi uniknya makanan yang di bawa bukan hasil bumi atau makanan pokok yang di makan setiap hari, melainkan ketupat.

Biasanya para warga di sekitar tempat ibadah itu membawa satu wadah besar ketupat yang kemudian di bacakan doa bersama-sama, kemudian para warga menikmati hidangan tersebut.

Buka puasa bersama di Rusia

Meski buka puasa bersama sudah menjadi tradisi muslim seluruh dunia, namun di Rusia mempunyai sedikit perbedaan. Yang mana ketika telah memasuki waktu Maghrib, muslim di Rusia akan berkumpul di masjid dan menikmati makanan khas Rusia. Seperti kingalsh ( roti berisi keju ) dan galnash ( roti yang terbuat dari gandum ).

© freepict

Menyalakan lentera di Mesir

Tradisi unik selanjutnya ialah tradisi menyalakan lentera warna-warni selama bulan Romadhon di Mesir. Lentera yang dikenal sebagai ~Fanoos~, melambangkan persatuan dan kegembiraan.

Cerita tentang asal usul Fanoos ternyata bervariasi. Namun banyak yang percaya bahwa tradisi ini dimulai pada saat kedatangan khalifah Fatimiyah ~Muadz Ad-Dinullah~ di Kairo pada hari kelima Ramadhan tahun 358 H. Saat itu penduduk menyambut kedatangannya dengan membawa lilin dan melindunginya dengan bingkai kayu, yang kemudian berkembang menjadi lentera berpola yang dihiasi dengan warna-warni.


Itulah beberapa tradisi muslim di belahan dunia dalam menyambut dan menyikapi datangnya bulan puasa atau bulan Romadhon. Semoga wawasan ini bermanfaat anda semua.

Sumber kompas.com/7-tradisiunik,-

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai