Sengara

Atax | 7 Romadhon 1445

© freepict

Gerimis selalu menggenangi bumiku

Airmata selalu menghujani kalbuku

Semerbak wangi tak terhirup lagi hingga senja tiba

Tatkala elang pulang membawa mangsanya untuk anak-anaknya

Wahai rinduku pada angin sejuk, kapankah engkau datang, karena daku mulai bimbang, dalam penantian panjang.

Wahai matahari terik di pagi hari, tembuslah awan mendung ini, bersama cahaya rahmat_Mu,

Harapku agar esok pagi aku terbangun penuh mimpi

Harapku agar lusa menjadi hari dimana keyakinan mengatakan “bisa”

Harapku agar bibit tumbuh dengan sempurna

Harapku agar rekah-rekah pelangi selalu menghiasi

Harap kecilku agar semua ini terjadi, bersama kehidupan yang nyata, bersama Tuhan yang Maha Nyata,

Harapku agar tali kecil nan rapuh ini menjadi besi

Harapku agar kalian semua mengamini

Doaku yang masih panjang ini

Bersama perjuangan nya juga


Ini adalah sebuah kalimat yang ku hadiahkan pada buah hatiku, dan semoga bahagia selalu menyertai mu.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai