Atax | 7 Romadhon 1445

Gerimis selalu menggenangi bumiku
Airmata selalu menghujani kalbuku
Semerbak wangi tak terhirup lagi hingga senja tiba
Tatkala elang pulang membawa mangsanya untuk anak-anaknya
Wahai rinduku pada angin sejuk, kapankah engkau datang, karena daku mulai bimbang, dalam penantian panjang.
Wahai matahari terik di pagi hari, tembuslah awan mendung ini, bersama cahaya rahmat_Mu,
Harapku agar esok pagi aku terbangun penuh mimpi
Harapku agar lusa menjadi hari dimana keyakinan mengatakan “bisa”
Harapku agar bibit tumbuh dengan sempurna
Harapku agar rekah-rekah pelangi selalu menghiasi
Harap kecilku agar semua ini terjadi, bersama kehidupan yang nyata, bersama Tuhan yang Maha Nyata,
Harapku agar tali kecil nan rapuh ini menjadi besi
Harapku agar kalian semua mengamini
Doaku yang masih panjang ini
Bersama perjuangan nya juga
Ini adalah sebuah kalimat yang ku hadiahkan pada buah hatiku, dan semoga bahagia selalu menyertai mu.