Minggu | 6 Romadhon 1445

Berbeda antara pendirian dan sebuah prinsip
Semua kembali kepada niat-nya
Di suatu ketika Imam Ahmad bin Hanbal duduk di penjara bersama para penjahat,
Dan di antara mereka ada pencuri terkenal. Pencuri ini menghormati Imam Hanbal dan mengasihaninya karena mendapat cobaan. Dan banyak kebebasan yang hilang di dalam penjara.
Di kisahkan si pencuri sedang melihat Imam Hanbal menderita luka-luka akibat penyiksaan, jadi ia merasa iba kepadanya dan berbisik kepadanya:
” Mereka menyiksamu bukan??? “
” Dan demi pengetahuan mu tentang tuhan mereka juga menyiksaku, agar aku mengakui apa yang telah kucuri. ”
” Tetapi aku seorang pria ( kuat ) dan aku tidak mau mengakuinya “
” Aku menjalani pukulan dengan sabar ” “Aku melakukan ini meskipun aku tahu ini tidaklah benar !!? “
” Jadi mengapa kamu bersedih !!!? “
” Wahai Imam kami, janganlah engkau lemah, Orang yang benar seharusnya lebih mengerti ini ( perihal keyakinan pada kebenaran ) dibandingkan orang yang salah. “
Imam Hanbal terus menahan penyiksaan itu, jika Ia mulai kesakitan dan hampir menyerah, Imam Hanbal mengingat percakapan si maling dengan dirinya. dan Imam Hanbal pun tetap teguh menjalani penyiksaan bertahun-tahun yang tiada habisnya.
Hingga akhirnya hukuman Imam Hanbal dihapuskan dan penyiksaan pun berhenti.
Imam Hanbal telah terbebas dari penjara,
Dia kembali ke rumahnya dan mengobati lukanya.
Kemudian ia ingat si pencuri yang berada di penjara. dan ia bertanya tentang kabar si pencuri pada penjaga. Imam Hanbal diberitahu bahwa ia sudah mati.
Imam Hanbal pun pergi berziarah ke makamnya dan berdoa untuknya. Kemudian di suatu malam Imam Hanbal melihat si pencuri dalam mimpinya. Dan Imam Hanbal melihat si pencuri di surga dan bertanya kepadanya:
“Apakah yang membawamu ke surga? ” ٌ!!
Dia berkata kepada Imam Hanbal
“Allah sudah mentobatkan-ku setelah aku menasehati kamu untuk bertahan. “
Dan tahanlah siksaan untuk meninggikan nilai-nilai kebenaran
( Menyemangati orang lain dapat membuat perbedaan dalam hidup mereka, karena banyak orang telah mencapai apa yang mereka impikan dari sebuah motivasi seseorang yang mengatakan kepadanya bahwa ” kamu pasti bisa.” )
Jika kamu selesai membaca, tinggalkan kesan yang baik bahwa kamu sudah mendapat pelajaran atasnya.
Sumber Facebook