Lukisan & Seni rupa

Tuban | 17 Maret 2024

© freepict

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, dan pencahayaan estetik. Seni rupa dilihat dari segi fungsinya dibedakan menjadi dua yaitu seni rupa murni dan seni rupa kiasan, proses penciptaan seni rupa murni lebih menitik beratkan pada ekspresi jiwa semata misalnya lukisan, sedangkan seni rupa kiasan proses pembuatannya memiliki tujuan dan fungsi tertentu misalnya seni tari dan seni wayang. Sedangkan, jika ditinjau dari segi wujud dan bentuknya, seni rupa terbagi dua yaitu Seni rupa 2D yang hanya memiliki panjang dan lebar saja dan Seni rupa 3D yang memiliki panjang lebar serta ruang.


Sedangkan di Indonesia Seni rupa modern adalah suatu masa berkembangnya karya seni rupa yang merupakan hasil kreativitas untuk menciptakan karya yang merupakan pembaruan. Kreativitas dalam seni rupa di dalamnya terdapat estetika, karakter, inovasi, dan orisinalitas.

Perkembangannya diawali oleh pelukis Raden Saleh. Berkat pengalamannya belajar menggambar dan melukis di luar negeri seperti di Belanda, Jerman, Prancis, dia dapat merintis kemunculan seni rupa modern di Indonesia. Corak lukisannya beraliran romantis dan naturalis. Aliran romantisnya menampilkan karya-karya yang berceritera dahsyat, penuh kegetiran seperti tentang perkelahian dengan binatang buas. Gaya naturalisnya sangat jelas tampak dalam melukis potret. Disebut sebagai zaman perintis karena merupakan awal dari perkembangan Seni Lukis modern di indonesia.

Setelah vakum beberapa saat karena meninggalnya Raden Saleh, Kemudian munculah seniman baru Abdullah Suryo Subroto dan diikuti oleh anak-anaknya, Sujono Abdullah, Basuki Abdullah, Trijoto  dan pelukis-pelukis Indonesia yang lain seperti Pirngadie, Henkngantung, Suharyo dan Wakidi. Masa ini disebut dengan masa Indonesia jelita karena pelukisnya melukiskan tentang keindahan objek alam. Pelukis hanya mengandalkan teknik dan bahan saja.

Pada sekitar tahun 1974 muncul kelompok baru dalam seni lukis. Kelompok ini menampilkan corak baru dalam seni lukis Indonesia yang membebaskan diri dari batasan-batasan seni rupa yang telah ada. Seniman muda yang mempelopori kelompok ini adalah Jim Supangkat, S. Prinka, Dee Eri Supria. Konsep kelompok ini adalah:

-Tidak membedakan disiplin seni
-Menghilangkan sikap seseorang dalam mengkhususkan penciptaan seni
-Mendambakan kreativitas baru
-Membebaskan diri dari batasan-batasan yang sudah mapan
-Bersifat eksperimental.

Sumber Wikipedia periode seni rupa

© freepict
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai